Advertisement

Responsive Advertisement

France Revolution


 France Revolution


Revolusi Prancis merupakan salah satu peristiwa paling signifikan dalam sejarah modern yang berlangsung pada akhir abad ke-18. Peristiwa ini menandai tumbangnya monarki absolut di Prancis dan menjadi inspirasi bagi banyak revolusi di seluruh dunia. Akar dari revolusi ini terletak pada ketidaksetaraan sosial yang tajam, beban pajak yang berat bagi rakyat jelata, dan kegagalan pemerintah dalam mengatasi krisis ekonomi yang berkepanjangan.


revolusi ini sangat kompleks. Ketidakpuasan rakyat terhadap Raja Louis XVI yang dianggap lemah dan boros semakin membesar. Selain itu, pengaruh ide-ide Pencerahan yang menekankan pada hak asasi manusia dan pemerintahan yang terbatas juga menjadi pemicu. Puncaknya, pada tahun 1789, Estates-General (parlemen Prancis) diundang untuk membahas krisis keuangan. Namun, perdebatan yang alot antara tiga kelompok sosial (bangsawan, klerus, dan rakyat jelata) memicu kemarahan rakyat. Rakyat jelata yang merasa tidak terwakili kemudian membentuk Majelis Nasional dan bersumpah untuk tidak bubar sebelum menghasilkan konstitusi baru.


Peristiwa penting dalam Revolusi Prancis meliputi:

  • Penyerbuan Bastille (14 Juli 1789): Peristiwa ini menjadi simbol perlawanan rakyat terhadap monarki dan dianggap sebagai hari lahirnya Prancis modern.
  • Deklarasi Hak Asasi Manusia dan Warga Negara (1789): Dokumen ini menjamin kebebasan, persamaan, dan persaudaraan bagi semua warga negara Prancis.
  • Periode Teror (1793-1794): Pada masa pemerintahan Robespierre, ribuan orang yang dianggap musuh revolusi dieksekusi tanpa pengadilan.
  • Naiknya Napoleon Bonaparte (1799): Napoleon berhasil mengambil alih kekuasaan dan mendirikan kekaisaran Prancis.

Post a Comment

2 Comments